Untitled Document
Untitled Document

 # Home

 # Profil

       Selayang Pandang
       Struktur Organisasi
       Anjungan
       Program Kerja
       Personalia

 # Sosial Budaya

       Mata Pencaharian
       Agama
       Bahasa
       Sistem Kemasyarakatan
       Sistem Kekerabatan
       Sistem Kepemimpinan
       Tata Krama
       Pakain Tradisional
       Lagu Daerah
       Makanan Khas
       Rumah Tradisional
       Permainan Rakyat
       Cerita Rakyat

 # Wisata

       Wisata Alam
       Wisata Budaya
       Wisata Rekreasi
       Wisata Sejarah
       Wisata Minat Khusus
       Wisata Lainnya

 # Kesenian

       Seni Suara
       Seni Tari
       Seni Teater
       Seni Lukis
       Seni Ukir
       Seni Sastra

 # Upacara Adat

       Upacara Daur
       Hidup Manusia
       Upacara Adat
       Bertani
       Upacara Adat
       Keagamaan
 # Agenda
       Rutin
       Khusus
 # Galery
       Video
       Photo
# Data
       Pengrajin
 
 
Untitled Document

UPACARA ADAT KEAGAMAAN MASYARAKAT JAWA BARAT

A. Upacara Ngirab/Rebo Wekasan
Upacara ini ditandai dengan berziarahnya masyarakat setempat ke makam Sunan Kalijaga, yang dilaksanakan pada hari Rabu terakhir di bulan Shafar, karena waktu tersebut dianggap hari yang paling baik untuk menghilangkan bencana dan kemalangan dalam hidup manusia. Setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan berbagai pertandingan seperti lomba mendayung dan sebagainya. Upacara ini biasa dilaksanakan di sungai Drajat, Kota Cirebon.


B. Upacara Maulud Nabi Muhammad Saw.
Upacara ini adalah merupakan upacara keagamaan. Maulud Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari lahirnya Nabi Besar Muhammad SAW dimana sejumlah masyarakat berkumpul berdatangan dari berbagai daerah di luar Kota Cirebon untuk mengikuti upacara tersebut. Setelah selesai upacara dilanjutkan dengan ziarah ke makam para wali dan kramat-kramat lainnya, baik dari masyarakat Cirebon maupun masyarakat dari luar daerah. Di tiap daerah pun diadakan peringatan Maulud Nabi Muhammad Saw, dengan cara pengajian dan pembacaan solawat kepada Nabi Muhammad Saw disertai ceramah keagamaan.


C. Upacara Adat Nyalawean
Upacara Nyalawean merupakan upacara keagamaan
untuk memperingati hari lahirnya Nabi besar Muhammad SAW yang diselenggarakan di alun-alun desa Trusmi , Kabupaten Cirebon selama 5 hari. Upacara ini dilaksanakan 12 hari setelah peringatan yang sama di keraton Cirebon. Selain dilaksanakannya upacara keagamaan, juga mengadakan ziarah ke makam para leluhur orang Trusmi agar memperoleh rahmat, kesejahteraan serta kebahagiaan.


D. Upacara Peringatan Isro Mi’raj
Di setiap daerah di Jawa Barat khususnya bagi umat Islam, setiap tanggal 27 bulan Rajab biasa dilakukan peringatan Isro Mi’raj. Isro yaitu hijrahnya Nabi Muhammad dari masjidil Haram Mekah ke mesjidil Aqso. Sedangkan Mi’raj adalah
peristiwa naiknya Nabi Muhammad ke langit ke tujuh dan diberikannya wahyu untuk melaksanakan sholat 5 waktu sehari. Pada pelaksanaan peringatan Isra Miraj biasa diadakan pengajian, pembacaan solawat dan ceramah keagamaan. Hal ini dimaksudkan agar manusia dalam menjalankan hidupnya harudisertai dengan peningkatan ibadah terhadap Allah SWT. Seusai kegiatan tersebut biasa diadakan makan nasi tumpeng bersama.


E. Upacara Lebaran 1 Syawal
Setelah puasa satu bulan penuh di bulan Ramadhan, pada tanggal 1 Syawal merupakan hari raya Idul fitri atau hari lebaran, yaitu hari dimana umat Islam merayakan hari yang penuh kesucian dan kebebasan, bebas dari puasa dan bebas dari dosa. Pagi hari setelah solat subuh, umat Islam yang merayakan Lebaran solat berjamaah di lapangan atau di mesjid, mendengarkan ceramah dan berdo’a. Setelah itu bersalaman saling memaafkan. Begitu pula sesampainya di rumah diadakan upacara sungkeman, orang tua duduk berdampingan, anak-anaknya sungkem bersalaman saling memaafkan antara anggota keluarga. Setelah itu makan bersama yaitu makan khas Lebaran “ketupat” beserta lauk-pauk dan makanan lainnya khas lebaran. Selanjutnya mereka dengan baju barunya pergi ke tetangga dan kerabat untuk bersilaturahmi saling memaafkan sambil membawa makanan atau hadiah lainnya. Ada juga yang berziarah terlebih dahulu ke makam keluarga untuk mendo’akan para arwah. Masyarakat Sunda umumnya melaksanakan lebaran ini dengan penuh hikmah dan semangat

 
Untitled Document
 


google anjjabar
Untitled Document
 


 
Untitled Document

Pusat Informasi dan Promosi Pariwisata dan Budaya Jawa Barat
Copyright © All rights reserved by Balai Pengelolaan Anjungan Jawa Barat
E-Mail : info@anjjabar.go.id